Selasa, 02 November 2010

Manajemen pengetahuan
Perkembangan dewasa ini menunjukan pada makin cepatnya perubahan dalam segala bidang kehidupan, akibat dari efek globalisasi serta perkembangan teknologi informasi yang sangat akseleratif. Kondisi ini jelas telah mengakibatkan perlunya cara-cara baru dalam menyikapi semua yang terjadi agar dapat tetap survive. Penekanan akan makin pentingnya kualitas SDM merupakan salah satu respon dalam menyikapi perubahan tersebut, dan ini tentu saja memerlukan upaya-upaya untuk meningkatkan dan mengembangkan SDM.
Manajemen pengetahuan (Bahasa Inggris: knowledge management) adalah suatu rangkaian kegiatan yang digunakan oleh organisasi atau perusahaan untuk mengidentifikasi, menciptakan, menjelaskan, dan mendistribusikan pengetahuan untuk digunakan kembali, diketahui, dan dipelajari di dalam organisasi. Kegiatan ini biasanya terkait dengan objektif organisasi dan ditujukan untuk mencapai suatu hasil tertentu seperti pengetahuan bersama, peningkatan kinerja, keunggulan kompetitif, atau tingkat inovasi yang lebih tinggi.
Manajemen Pengetahuan atau Knowledge Management (KM) dimaksudkan untuk mewakili pendekatan terencana dan sistematis untuk menjamin penggunaan penuh dasar pengetahuan organisasi, ditambah keahlian, kompetensi, pemikiran, inovasi, dan ide individual potensial untuk menciptakan organisasi yang lebih efisien dan efektif.
Apa itu Knowledge Management (KM)?
KM merupakan bidang ilmu multidisiplin yang mencakup banyak hal
Dari perspektif proses/teknologi:
• KM adalah sebuah konsep dimana informasi diubah menjadi pengetahuan dan tersedia dalam bentuk yang dapat digunakan bagi orang yang membutuhkan
• KM System adalah penyimpanan virtual terhadap informasi relevan yang kritis untuk tugas-tugas harian pada organisasi
• KM adalah pendekatan sistematis untuk mengelola penggunaan informasi untuk meyediakan aliran pengetahuan yang memungkinkan pengambilan keputusan yang efisien dan efektif
Multidisiplin Knowledge Management (KM) :
• Ilmu keorganisasian
• Ilmu kognitif
• Linguistik
• Teknologi informasi g knowledge-based system, database technology, information management
• Ilmu kepustakaan
• Teknik penulisan dan jurnalisme
• Antropologi dan sosiologi
• Pendidikan dan pelatihan
• Ilmu komunikasi
• Teknologi kolaborasi g intranet, ekstranet, portal, web technologies.
Jenis dan Bentuk Pengetahuan :
Tacit knowledge
• Pengetahuan yang sulit diartikulasikan, dituliskan dalam kata-kata, teks, maupun gambar
• Berada di dalam benak orang yang mengetahui
Explicit knowledge
• Pengetahuan yang telah ditangkap dan dinyatakan dalam kata-kata, teks, maupun gambar
• Telah ada dalam bentuk konkrit/nyata
g Semakin tacit sebuah pengetahuan, maka semakin berharga pengetahuan tersebut
Sejarah Knowledge Management (KM) :
• KM sudah lama dimplementasikan jauh sebelum istilah KM diperkenalkan
• 1969 ARPANET sebagai cikal bakal jaringan internet
• Fase-fase perkembangan meliputi:
– 1800 g industrialisasi
– 1850 g transportasi
– 1900 g komunikasi
– 1950 g komputerisasi
– 1980 g visualisasi
– 2000 g personalisasi
Transfer pengetahuan (salah satu aspek dari manajemen pengetahuan) dalam berbagai bentuk, telah sejak lama dilakukan. Contohnya adalah melalui diskusi sepadan dalam kerja, magang, perpustakaan perusahaan, pelatihan profesional, dan program mentoring. Walaupun demikian sejak akhir abad ke-20, teknologi tambahan telah diterapkan untuk melakukan tugas ini, seperti basis pengetahuan, sistem pakar, dan repositori pengetahuan.
Konsep manajemen pengetahuan ini meliputi pengelolaan sumber daya manusia (SDM) dan teknologi informasi (TI) dalam tujuannya untuk mencapai organisasi perusahaan yang semakin baik sehingga mampu memenangkan persaingan bisnis. Perkembangan teknologi informasi memang memainkan peranan yang penting dalam konsep manajemen pengetahuan. Hampir semua aktivitas kehidupan manusia akan diwarnai oleh penguasaan teknologi informasi, sehingga jika berbicara mengenai manajemen pengetahuan tidak lepas dari pengelolaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar